Tanpa kusadari, rasa ini ternyata telah berkelana cukup jauh dan lumayan dalam, mengarungi kata demi kata perkenalan dan berakhir dengan ikatan percintaan.
Dulu mendapatkanmu merupakan komitment terbesarku, mencintaimu dengan sederhana, menyayangimu apa adanya. Namun kini, semua seakan sirna, kau pergi memutuskan tali yang kuikat rapi, kau berkelana mengelilingi semua rasa kemudian sirna entah kemana. Kau tak jauh beda dengan makhluq ghaib. Hanya datang menakut-nakuti, lalu pergi untuk susah dicari. Kau tak kalah samanya dengan sulap, sekejap ada dan sekejap tiada, Cuma bikin aku gila dan hilang jiwa. Kenapa kau masih ada? Kalau akhirnya menyisakan kecewa!. Kenapa kau masih hadir didunia nyata?, kalau pada akhirnya kita hanyalah kumpulan cerita yang berending derita.
Yogyakarta, 13 November 2021
Jogja Istimewa Bang
BalasHapusAda banyak hal yang sulit dijabarkan tapi dapat dirasakan
Hapus